Raldi A. Koestoer | Recently... | Elsewhere | Search | Login |

This is the area where you can put a text about yourself or your blog. You can change the colours and the layout as you like, but please keep the footer link the way the way it is so that other can find the way back to me. Thanks for using this theme, I really appreciate it. This theme is released under those Creative Commons terms of use. And now ENJOY and get blogging!

continue reading this article






fancy

Perkuliahan Introduction to Mechanical Engineering

26 10 2007

0

Perkuliahan Intro to Mech Eng.-

(Raldi A. Koestoer, 16 Des 2005)

Tadi pagi mulai jam 09.00 kuliah Intro to Mech. Eng. (IME) dimulai dengan sedikit terlambat. Biasanya kuliah mulai jam 08.00 tapi kali ini agak telat karena akan diisi dengan pre-exams ujian lisan untuk empat peserta mahasiswa internasional. Maksud pre-exams disini adalah mhs diuji lisan dan bila dirasa kurang memenuhi syarat maka akan diuji ulang saat waktu ujian yang sesuai dengan waktu yang ditetapkan oleh Fakultas. Apabila uji lisan ini mereka sdh bagus ya dianggap lulus tinggal angkanya saja yang perlu dihitung dulu. Mengingat mhs nya hanya empat tentu untuk ujian lisan tidak dibutuhkan waktu yang panjang, mungkin satu jam sudah cukup. Hari sebelumnya, satu dari mereka kirim sms ke saya yang menyebut bahwa teman mereka Ryan kena sakit gondok dan masuk RS. Saya jawab biar aja yang sakit tunggu sembuh, sedang yang lain tetap ujian lisan jumat ini. Prinsipnya masing-masing harus presentasi sesuai dengan tugasnya didalam group. Pembagiannya kira-kira: Manajer proyek Wira, Designer Wendi Acno, Bill of Material Ryan dan Procurement Adit. Prinsipnya semua mempresentasikan dengan baik apa yang menjadi tugasnya. Bila disuruh mendefinisikan sesuatu, jawabannya sering kurang tepat, tapi bila disuruh cerita ttg apa yang dilakukannya mereka dengan fasih akan menjawab segala sesuatu yang memang telah dilakukannya dalam bekerja sebagai member of the project.
Yang mengaggumkan bagi saya adalah hasil produk mereka yang mereka namakan

CAR SEAT MASSAGER.

Sebuah pekerjaan disain mekanikal yang cukup rumit sebetulnya. Mari dengar deskripsi saya. Jadi alat ini adalah alat pemijit untuk pengendara mobil. Jok mobil dicopot dan dimodifikasi dalamnya agar bisa memijit punggung pengendara sembari nyetir mobil. Penggerak mulanya adalah sebuah dinamo untuk wiper mobil ditempatkan pada sisi bawah sebelah punggung dari jok. Gerak rotasi bolak-balik dinamo dikopel ke poros pemijat bawah untuk menggerakkan bola pemijat naik turun. Poros ini duduk diatas dua bantalan sehingga gerak bolak baliknya menjadi smooth. Gerak turun naik ini ditransmisikan ke poros atas melalui mekanisme rantai. Sehingga poros atas bisa ikut bergerak seperti poros bawah. Dan kemudian poros ini menggerakkan dua bola pemijat atas sehingga empat bola pemijat ini akan bergerak bersamaan turun naik memijat punggung pengendara. Sudah 5 x sejak bentuknya masih sebuah jok bekas sampai saat ini menjadi alat pijit kami berdiskusi mengerubuti ’jok ajaib’ ini.

Dari sejak awal kuliah saya bertanya pada diri sendiri, apakah kuliah ini akan menjadi kuliah ilmu hapalan seperti layaknya kuliah di Fakultas Hukum ? Untuk itu saya browsing beberapa Universitas di Amerika dan Australia. Seperti biasalah yang ada, daftar dari minggu ke minggu apa yang dibahas mulai dari perkenalan, ekskursi, ngasi contoh ada yang pakai praktek sedikit, kemudian ada ratusan deskripsi tentang… Mechanical Engineering ialah, welding ialah… joining ialah… dst dst. Tentu hasilnya akan lebih bagus dari Fak Hukum karena pakai presentasi film dan power point dengan segala atribut kuliah modern sekarang ini. Is that really what you want ?
Diskusi intens baru mulai saat kuliah ketiga, dimana masing-masing mempresentasikan idenya di depan kelas. Diskusi dipertajam dengan kemungkinan realisasi dari gagasan yang ada untuk benar-benar dibuat menjadi produk nyata. Walhasil ketiga ide yang ada dicoret masuk kotak dengan PR minggu depan harus keluar lagi dengan satu gagasan baru yang lebih mungkin untuk direalisasikan.
Minggu depannya, anak yang paling diam dan gak pernah ngomong (certainly a bit difficult cause of english), Ryan muncul dengan gagasan alat pemijat ini.
Diskusi dilanjutkan dengan mempelajari kemungkinan-kemungkinan untuk manufakturingnya. Another difficulties appear when the girl comes and join the club. Midtest sdh lewat dengan pembagian tugas proyek and lebaran sdh dekat seminggu lagi. Dengan terpaksa tugas berat untuk drawing diserahkan kepada Wendi dan langsung sdh harus dengan Autocad, belajar hanya dalam 2 minggu saja sekalian dia ngisi waktu lebaran karena agamanya memang bukan islam.

Rencananya minggu depan sekalian kalau Ryan sembuh dari sakit gondoknya shg bisa ujian lisan, massager ini akan diberi cover transparan dan diputar dengan accu 12 volt. Tujuannya sekarang sudah lebih pasti yaitu untuk diikut-sertakan dalam pameran dan lomba hasil karya mahasiswa yang akan datang. Minta tolong sama pak Nandy dan pak Yuli kalo nanti ada pameran dan perlombaan, agar hasil mhs S1 internasional ini diikutkan sehingga mereka bisa merasa bangga terhadap hasil karyanya sendiri. Dari awal saya sudah tahu bahwa untuk mereka ’money doesn’t make any problem’ sehingga biayanya yang 1,2 juta rupiah tidak pernah jadi kendala.

Depok, 16 Des 05, 19.00.

categories Published under: Autocad, CAR SEAT MASSAGER, Mechanical Engineering


Leave a message or two

Name (required)

Email (required)

Website



XHTML: The following tags are allowed:

    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Please leave a comment








  • Categories

  • Tags

  • Archives