Raldi A. Koestoer | Recently... | Elsewhere | Search | Login |

This is the area where you can put a text about yourself or your blog. You can change the colours and the layout as you like, but please keep the footer link the way the way it is so that other can find the way back to me. Thanks for using this theme, I really appreciate it. This theme is released under those Creative Commons terms of use. And now ENJOY and get blogging!

continue reading this article






fancy

Andrea Hirata Laskar Pelangi

18 03 2008

14

Andrea Hirata Laskar Pelangi Kick Andy

Waktu awal saya baca buku Lasykar Pelangi (oleh: Andrea Hirata), Lina istri saya tak ada reaksi, jadi saya terharu sendiri baca buku itu. Boleh saya katakan itulah novel dengan intisari pendidikan, yang terbaik yang pernah saya baca. Setelah ada acara Kick Andy tentang pengarang buku itu beserta tokohnya ibu guru dari Belitong muncul di Metro TV, baru Lina tergerak untuk membacanya. Mungkin impact nya seperti apa yang dikatakan oleh salah satu anak muda di milis yg mbahas buku ini: “Gue ampe nangis bombay mbacanya.” Seperti biasa kalau wanita sudah tersentuh hatinya (demikian kata Ari Lasso), maka tergeraklah seluruh badan dan pikirannya untuk mempromosikan buku ini ke orang2 sekantornya. Kedekatan dengan pihak Metro TV memungkinkannya untuk mendapat undangan diacara Kick Andy dibawah ini.

Ini tulisan Lina di blognya. Alamatnya ada di blogroll saya dibawah.

-o-

Histeria Laskar Pelangi.

Taping acara ulangtahun ke 2 Kick Andy di grand studio Metrotv, baru saja usai. Hadirin mulai antri untuk keluar. Tepat di pintu keluar si Ikal, sosok sentral dalam tetralogi Laskar Pelangi tampak meladeni penggemarnya untuk berfoto bersama. Kulirik dua orang temanku … dalam sorot mata mereka, terbaca keinginan yang sama. Berfoto dengan sang idola. “OK, yuk kita turun dan minta foto bersama” kataku, sambil meminggirkan kursi agar kami bisa turun lebih cepat. Ikal meladeni dengan cukup ramah. Tampaknya dia sudah cukup siap menjadi selebriti. Keluar dari studio, kami mencari tempat penukaran souvenir. Oh… rupanya di lobby, tepat di ujung elevator, sudah berdiri gadis-gadis yang siap memberikan satu buah goody bag. “Ada buku Laskar Pelangi, kan? “Ya…. Kok tahu? “Feeling saya mengatakan begitu. Tadi siang saya diberitahu susunan acaranya. Karena episode Laskar Pelangi banyak penggemarnya, saya berpikir Andrea Hirata pasti diundang hadir dan saya pikir, mestinya Laskar Pelangi menjadi salah satu buku souvenir acara ini. ” “Eh… iya, bu! Hard cover lagi…!. Sahut Ipet sambil meraba-raba dan melihat dalam gelap di mobil. “Ah syukurlah…. Jadi nggak rugi kita bersusah payah hadir” “Bisa titip untuk minta tandatangan Andrea, nggak ya?” “Nggak tahu. Semoga sudah ada tandatangannya.” Foto bersama Andrea Hirata dan buku Laskar Pelangi yang sudah ditandatangani oleh Andrea Hirata, menjadi pemicu “kemarahan” teman-teman kantor yang tidak mendapat kesempatan hadir di acara ulang tahun Kick Andy. Kamis pagi, mungkin menjadi hari yang paling “sial” bagi Ipet. Seperti yang sudah saya duga sebelumnya, Ipet dengan “sengaja” memamerkan foto dan bukunya dan dia “menuai” hasilnya. Cubitan dan lemparan buku, penggaris dan alat-alat tulis lainnya harus dia terima. Rupanya, Laskar Pelangi dan Andrea Hirata menjadi idola baru Indonesia. Bukan main, kedua teman yang histeris itu bukan lagi remaja atau lajang. Mereka berdua adalah ibu dari anak-anak usia sekolah dasar dan toh tidak menghalangi mereka untuk menjadi histeris karena cerita keberuntungan Ipet berfoto dengan Andrea.

Buku Lasykar Pelangi

 15032008187.jpg

Saya jadi ingat. Beberapa tahun lalu, saat film Ada Apa dengan Cinta yang menampilkan Dian Sastro dan Nicholas Saputra, telah menjadikan Nicholas Saputra menjadi idola remaja. Namun dugaan bahwa histeria terhadap NS hanya terbatas di kalangan remaja, ternyata tidak benar. Dalam milis arsitektur, terungkap bahwa saat reuni, banyak ibu-ibu (yang tidak muda lagi) berebut untuk berfoto dengan NS. Karena itu pula, walaupun bagi saya tetap tidak masuk akal, keponakan saya di Bandung sangat tergila-gila pada Gita Gutawa. Setiap saat, setiap waktu GG selalu menjadi topik omongannya.

Lebak bulus, 15 maret 2008 jam 20.10.-

categories Published under: Andrea, Buku, Kick Andy, Novel
Tags:


Leave a message or two

This post was written on the Tuesday, March 18th, 2008 at 5:15 pm and categorized under Andrea, Buku, Kick Andy, Novel. You can follow the ongoing discussion by subscribing to the RSS 2.0. You can leave a reply, or Trackback.


14 comments so far



  1. Luthfi wrote on 19. March 2008 at 12:11 am o'clock                  

    Udah baca novel Ayat-ayat cinta blom pak? Bagus juga loh novelnya. Banyak kisah menarik yg pantas dijadikan pelajaran. Apalagi kisahnya dikemas secara islami.

  2. koestoer wrote on 19. March 2008 at 9:35 am o'clock                  

    Orang islam jarang2 baca novel, jadi baru cerita kaya ‘ayat2 cinta’ gitu aja dibilang hebat. Saya udah baca lama sebelum jadi buku, yaitu waktu dimuat tiap hari di koran Republika. Buktinya saat itu tak ada reaksi apa2. Lama sesudah itu setelah terbit bukunya, baru orang ribut krn nuansa islaminya. Tapi baguslah paling tidak kaum muda islam jadi banyak mbaca dg adanya buku itu. Banyak diantara mrk yg tadinya ikut2an skr jadi suka baca buku. Jangan marah ya karena pendapat saya yg berbeda dg kebanyakan orang.

  3. Capme wrote on 03. April 2008 at 9:25 am o'clock                  

    Tapi pak, kalo liat filmnya (Ayat-ayat Cinta) saya jadi menyayangkan. karena banyak sekali adegan film yang “kurang sesuai” (atau malah tidak sesuai sama sekali) dengan alur cerita di buku. apakah alur cerita ketika masih di harian Republika juga banyak yang di ubah ketika sudah jadi buku?? wallohu’alam..

  4. koestoer wrote on 03. April 2008 at 1:01 pm o'clock                  

    Dari koran ke buku gak berubah samasekali.-
    Untuk jadi film kan emang susah.

  5. Panji Arum B wrote on 20. April 2008 at 11:42 pm o'clock                  

    hahaha memang semangat membaca generasi saya kecil pak dan smengt menulis pun juga kecil (malu juga nih karena termasuk didlmnya )

  6. Nicholas wrote on 25. November 2014 at 8:17 am o'clock                  

    adolescents@drawin.darkness” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî çà èíôó!…

  7. leonard wrote on 16. December 2014 at 2:57 pm o'clock                  

    spraying@obelisk.attracting” rel=”nofollow”>.…

    tnx!…

  8. jordan wrote on 16. December 2014 at 3:31 pm o'clock                  

    waning@pompadour.forcibly” rel=”nofollow”>.…

    thanks!…

  9. derrick wrote on 19. December 2014 at 8:02 am o'clock                  

    wheelock@cartridges.circulate” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ!!…

  10. Harvey wrote on 19. December 2014 at 6:25 pm o'clock                  

    sterios@voted.blunders” rel=”nofollow”>.…

    ñýíêñ çà èíôó!!…

  11. jeffery wrote on 22. December 2014 at 5:44 pm o'clock                  

    quirks@vitality.caskets” rel=”nofollow”>.…

    good info….

  12. bill wrote on 25. December 2014 at 10:19 am o'clock                  

    lenygon@decks.vocalist” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî!!…

  13. Peter wrote on 01. February 2015 at 1:01 am o'clock                  

    petted@wailed.obtained” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ çà èíôó!…

  14. Julian wrote on 10. February 2015 at 12:12 am o'clock                  

    hugging@clump.rucellai” rel=”nofollow”>.…

    thanks for information!…

Name (required)

Email (required)

Website



XHTML: The following tags are allowed:

    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Please leave a comment








  • Categories

  • Tags

  • Archives