Raldi A. Koestoer | Recently... | Elsewhere | Search | Login |

This is the area where you can put a text about yourself or your blog. You can change the colours and the layout as you like, but please keep the footer link the way the way it is so that other can find the way back to me. Thanks for using this theme, I really appreciate it. This theme is released under those Creative Commons terms of use. And now ENJOY and get blogging!

continue reading this article






fancy

Prapromosi di Elektro

4 06 2008

6

Gak ada angin gak ada Ujan… tolong diucapkan dengan logat orang bule ngomong melayu kaya si Cinta Laura. Gak ada Ujhyan.. coba bilang lagi… nasi gouwreng… nah kaya gitu.

Tahu2 saya diundang menjadi penguji di Dept Teknik Elektro FTUI, untuk menguji seorang kandidat doktor sdr Purwowibowo (dari KIM-LIPI). Topiknya:

Peningkatan Akurasi Linear Transducer Menggunakan Genetic Algorithm dan Golden Ratio Segmentation.

Tentu dengan senang hati tadi saya hadir setelah paginya main sepeda dari jam 7 s/d jam 8 bersama Bito, bram dan Henky. BTW kita foto di Holywood pakai sepeda  loh.. Orang UI kan udah tahu semua dimana letaknya Holywood.

Saya niat penuh ingin bekerjasama dengan para pakar elektro. Pengennya sih kerjasama sama pak Sardy, namun p Sardy kan bentar lagi pensiun krn itu sy sdh bicara juga pretalk sama mantunya si Muis yang juga sdh jd doktor robot.

Sambil bertanya masalah teknis tentang kalibrasi, saya juga menyampaikan tentang apa yang saya sebut ‘Penelitian Yang Mati’. Yaitu penelitian yang tidak jadi apa-apa. Teman kita sendiripun tidak pernah baca paper kita. Sedangkan kita setelah presentasi di seminar gak pernah buka2 paper itu lagi sebagai hasil penelitian kita. Judul paper itu cuma buat dapat angka kredit dan nambah2 panjang CV kita. Peneliti dan dosen senior banyak yang membuat penelitian macam ini dan sekarang terjadi semacam pesta-pora dengan program insentif, ya alhamdulillah peneliti jadi bisa bernapas lega karena tidak terkena dampak kenaikan BBM sama seperti waktu krismon dulu. Dosen tenang2 saja, banyak yang sudah berada di ‘comfort zone’. Jadi adakah ‘penelitian yang hidup’ ?

Tentu ada yaitu penelitian yang sustain berlanjut, bahkan menjadi produk nyata dan bisa dijual. Bisa sampai ke masyarakat dan dipakai orang. Bahkan pasar itu akan memberi feedback ke dunia akademik ke arah mana penelitian itu akan berlanjut. Dan topik baru apa yang perlu diteliti lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan negara kita.

Waktu saya mengatakan ini, mohon maaf karena pasti ada yang tersinggung karenanya. Sekali lagi saya mohon maaf. Tapi daripada saya gak ngomong dan tidak bikin perubahan apa2… biarindeh, walaupun pahit saya sampaikan juga. Kebenaran itu seringkali memang pahit adanya. Namun ada diantaranya yang senyum malu (semoga ini menjadi titik balik). Ada yang menentang dengan definisi sendiri ttg penelitian yg hidup, ada yang antusias. Ada yang dengan cukup tegas ”Sudah saya laksanakan.”

Dipihak lain saya nyatakan yang hidup itu adalah seperti manusia. Ada jiwa ada raga. Jadi kalau saya dari Teknik Mesin ini pinter bikin raganya maka yang lain dari elektro, instrumentasi, fisika itu mengisi nyawanya (content). Dua bagian jadi satu utuh itulah yang menjadikan manusia itu hidup. Kalau bodinya saja yang ada maka dia jadi cadavre (mayat) kalau jiwanya saja yang ada maka dia jadi hantu (mahluk halus gentayangan karena tak berwujud nyata).

Dengan tulisan ini pasti saya banyak di maki-maki oleh teman dosen dan peneliti baik dari Universitas, BPPT, LIPI, Ristek dll lembaga penelitian. Lho bukankah dari dulu saya sudah dimaki-maki. Jadi sudah biasa. Anjuran saya cuma satu:

- Let’s break our comfort zone -

Jadikanlah mimpi itu betul2 menjelma jadi kenyataan.-

BTW pakar elektro ini hebat2 tapi kurang sadar kalo dirinya hebat. (Jadi ini muji apa ngeledek sih…)

 

Salam.-

Raldi A. Koestoer

categories Published under: Pendidikan, Ujian Prapromosi, kehidupan, penelitian
Tags:


Leave a message or two

This post was written on the Wednesday, June 4th, 2008 at 2:57 pm and categorized under Pendidikan, Ujian Prapromosi, kehidupan, penelitian. You can follow the ongoing discussion by subscribing to the RSS 2.0. You can leave a reply, or Trackback.


6 comments so far



  1. Tommy wrote on 16. December 2014 at 4:10 am o'clock                  

    camilo@wister.temperance” rel=”nofollow”>.…

    tnx for info!!…

  2. Leonard wrote on 10. February 2015 at 2:54 pm o'clock                  

    smudged@crashes.bawhs” rel=”nofollow”>.…

    tnx….

  3. Troy wrote on 11. February 2015 at 5:56 am o'clock                  

    cincinnati@lauro.songful” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ….

  4. Jimmy wrote on 11. February 2015 at 6:33 am o'clock                  

    soggy@melanesian.economically” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ!!…

  5. isaac wrote on 11. February 2015 at 10:34 am o'clock                  

    aida@peculiarity.max” rel=”nofollow”>.…

    tnx!…

  6. lynn wrote on 14. February 2015 at 4:53 am o'clock                  

    physician@installations.tallow” rel=”nofollow”>.…

    áëàãîäàðþ….

Name (required)

Email (required)

Website



XHTML: The following tags are allowed:

    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Please leave a comment








  • Categories

  • Tags

  • Archives