Raldi A. Koestoer | Recently... | Elsewhere | Search | Login |

This is the area where you can put a text about yourself or your blog. You can change the colours and the layout as you like, but please keep the footer link the way the way it is so that other can find the way back to me. Thanks for using this theme, I really appreciate it. This theme is released under those Creative Commons terms of use. And now ENJOY and get blogging!

continue reading this article






fancy

Air Conditioning Water Heater ACWH

31 10 2008

25

(Oleh: Nandy Putra dan Raldi A. Koestoer)

Seiring dengan Instruksi Presiden baru-baru ini mengenai penghematan energi, maka perlu upaya-upaya yang perlu dilakukan untuk mendukung program ini.  Dalam penghematan energi  di  sektor rumah tangga dapat dilakukan dengan berbagai cara dari hal terkecil mematikan lampu yang tidak diperlukan sampai pada pemanfaatan limbah kalor dari pendingin ruangan untuk keperluan air panas.

 

Mengingat iklim di Indonesia cukup panas, banyak perumahan menengah ke atas ataupun apartemen dilengkapi dengan pendingin ruangan dan panas yang dihasilkan pada sistem pendingin tersebut dibuang begitu saja ke lingkungan. Padahal energi kalor tersebut dapat dimanfaatkan untuk pemanas air yang dapat digunakan untuk air mandi. Pada penelitian ini  dikembangkan suatu alat gabungan pendingin ruangan dan pemanas air yang disebut dengan ACWH (air conditioning water heater). Alat ini diharapkan secara bersamaan dapat meningkatkan kenyaman dan hemat energi.

 

Pada penelitian ini diuji juga karakteristik ACWH yang dihasilkan. Selain daripada itu ACWH ini memiliki prospek pasar yang cukup tinggi mengingat pertumbuhan jumlah perumahan dan apartemen yang dibangun juga tinggi sehingga pada penelitian ini dikaji pula mengenai strategi bisnis ACWH. Dari hasil penelitian ini diharapkan pula dapat tumbuh peluang bisnis di bidang ini.  

 

Pada sistem Air Conditoner Water Heater terdapat dua hal penting yang sangat berkaitan, yaitu unit AC dan penukar kalor. Pada sistem ACWH, alat penukar kalor yang dipasang sebelum kondenser sehingga sebagian panas tersebut dimanfaatkan untuk memanaskan air. (waste heat recovery).

…mohon maaf, gambar-gambar belum bisa ditampilkan…

            Pada gambar 2 dapat dilihat siklus sistem ACWH.  Proses-proses pada tiap bagain dapat dijelaskan sebagai berikut :

Proses 1-2:

Uap refrigeran dihisap kompresor kemudian ditekan sehingga tekanan dan temperatur refrigeran naik[4].

 

Proses 2-2’:

Panas refrigeran ditransfer kepada air di dalam penukar kalor sehingga air mengalami kenaikan temperatur sedangkan refrigeran mengalami penurunan dan sebagian telah berubah fasa menjadi cairan.

 

Proses 2’-3:

Refrigeran didinginkan lagi menggunakan udara luar sehingga mencapai titik jenuh.

 

Proses 3-4:

Cairan refrigeran dengan tekanan dan temperatur tinggi diekspansikan sehingga mengalami penurunan tekanan dan temperatur[4].

 

Proses 4-1:

Refrigeran di evaporator dalam keadaan temperatur rendah sehingga dapat menyerap kalor ruangan. Cairan refrigeran menguap secara berangsur-angsur karena menerima kalor sebanyak kalor laten penguapan [4]. Selama proses penguapan di dalam pipa terdapat campuran refrigeran fase cair dan uap. Proses ini berlangsung pada tekanan tetap sampai mencapai derajat super heat.

 

 

Gambar 2. Prinsip kerja ACWH

Nandy Putra et.al [4] menguji unjuk kerja alat penukar kalor yang digunakan pada sistem ACWH (air conditioning water heater). Pada penelitian tersebut satu alat penukar kalor tipe koil dengan berbagai macam orientasi peletakan dilakukan. Pada gambar 3 menunjukan skema pengujian ACWH, dan  dapat dijelaskan bahwa Kompresor (1) menyerap uap refrijeran R-22 dari evaporator (4), kemudian dikompres sehingga memiliki tekanan dan temperatur tinggi. Selanjutnya refrijeran ini mengalir ke dalam tangki penyimpanan air (5) melalui alat penukar kalor (6). Temperatur refrijeran yang mengalir ke dalam tangki diukur oleh termokopel (7). Karena terdapat perbedaan temperatur yang tinggi antara refrijeran dan air dingin, maka terjadi perpindahan kalor di dalam tangki penyimpanan air. Refrijeran melepaskan kalornya ke air dingin sehingga air mengalami kenaikan temperatur dan menjadi panas. Sebaliknya refrijeran mengalami penurunan temperatur, kemudian mengalir menuju kondensor (2). Sebelum masuk ke kondensor, temperatur refrijeran diukur lagi oleh termokopel (8). Di dalam kondenser, refrijeran didinginkan oleh udara dari kipas kemudian dialirkan ke kapiler (3) untuk diekspansikan.

            Air di dalam tangki yang menerima kalor dari refrijeran, diukur temperaturnya dengan menggunakan termokopel. Termokopel dipasang pada posisi (10), (11), dan (12). Pemasangan demikian dapat mengetahui distribusi temperatur air panas didalam tangki penyimpanan air. Pada penelitian yang telah dilakukan sebelumnya digunakan dua bentuk alat penukar kalor yakni tipe coil dan helical.

Faktor penyebab tingginya temperatur air ACWH alat penukar kalor model helical antara lain temperatur refrijeran yang lebih tinggi dibandingkan ACWH alat penukar kalor model coil. Selisih temperatur yang besar antara refrijeran yang mengalir masuk dan keluar menyebabkan jumlah kalor yang diberikan ke air lebih besar. Faktor lain yang mempengaruhi adalah bentuk geometri dari alat penukar kalor itu sendiri. Bentuk helical memiliki hambatan yang lebih besar sehingga menyebabkan kerja kompresor yang lebih besar. Akibatnya tekanan lebih tinggi diikuti oleh temperatur refrijeran yang tinggi. Pada model ini untuk mendapatkan air panas dengan temperatur minimal 50oC memelurkan waktu yang cukup lama.

 

 

Skema Alat uji karakterisasi ACWH konvensional

 

 

Berdasarkan grafik yang telah diplot (Gambar 4) dari data pengujian ACWH dengan konveksi natural, terlihat bahwa ACWH yang menggunakan alat penukar kalor tipe helical memiliki kenaikan temperatur yang lebih cepat dan distribusi temperatur yang lebih merata didalam tangki dibandingkan dengan ACWH yang menggunakan HE tipe pipe coil. ACWH dengan alat penukar kalor tipe helical dapat mencapai temperatur 74 oC dalam waktu 7 jam, sedangkan ACWH dengan alat penukar kalor tipe pipe coil baru mencapai temperatur 67 oC dalam selang waktu yang sama.  Terlihat juga distribusi temperatur yang merata pada ACWH alat penukar kalor helical. Temperatur air di dekat alat penukar kalor dan di ujung atas tangki berselisih 1 – 2,5 oC sedangkan untuk ACWH alat penukar kalor pipe coil mencapai selisih 2 – 23 oC.

 

 

 

 

categories Published under: Nandy Putra, air conditioning, water heater
Tags:


Leave a message or two

This post was written on the Friday, October 31st, 2008 at 4:46 pm and categorized under Nandy Putra, air conditioning, water heater. You can follow the ongoing discussion by subscribing to the RSS 2.0. You can leave a reply, or Trackback.


25 comments so far



  1. yani wrote on 25. November 2008 at 8:31 pm o'clock                  

    pak tlg tampilkan gambar2nya sangat penting untuk di plajari.
    trimakasih,

    —————–
    @yani.-
    Kamu nanti sy kirimin file-nya semua aja ya. Soalnya gambarnya gak bs di copypaste. Lusa tapi, krn bsk sy sibuk. Langsung ke email aja.
    Sebenarnya sy punya keinginan utk mengajak semua menangani waste-heat krn banyak energi yg terbuang.-
    Salam n TQ.-

  2. yuyu wrote on 26. November 2008 at 8:44 am o'clock                  

    kalo bpk tdk keberatan, sy jg minta dikirimkan filenya, buat tambahan referensi…

    prof, makasih sebelumnya.

  3. Setiawan Hendra wrote on 11. December 2008 at 10:47 pm o'clock                  

    selamat malam..Pa k.Nandy Putra dan Pak Raldi A…
    saya kebetulan salah satu orang kecil yang bergerak di bidang pendingin…saya merasa ..sangat tertarik dengan pemipaan…dan bahan yang digunakan …saya akan sangat bersyukur sekali…jikalau Bapa..sudi mengirimkan,,email…gambarnya..yang mana sangat bermanfaat,,sekali buat saya…mudah”an,,,mjd berkah buat kita semua..Amin..thanks b 4 pak,,
    —————–
    To p Setiawan.
    Tidak adanya gambar itu bukan dengan sengaja kami hilangkan. Tp makalah itu sy copy paste dari msword, gambarnya hilang sendiri. Sdhada 3 orang yg minta dan sy belum berhasil mengirim makalah lengkapnya karena 7 MB filenya. Selalu di banned oleh provider. Jadi kalau mau copy datang saja ke kantor sy, anda dengan mudah bisa meng-copy makalah lengkap yang ada gambarnya.-

  4. yenni wrote on 09. January 2009 at 1:25 pm o'clock                  

    Pak, boleh saya ikutan minta gambarnya? makasih sebelumnya :)

  5. koestoer wrote on 09. January 2009 at 1:49 pm o'clock                  

    @yenni,
    copy aja dr usb saya…

  6. adiet wrote on 13. January 2009 at 4:42 pm o'clock                  

    pak,,tolong diberikan gambarnya….
    ——————-
    @adiet
    k.l. kamu di depok copas aja dr usb sy. Di wordpress gambarnya tak bs keluar.-

  7. yenni wrote on 14. January 2009 at 4:14 pm o'clock                  

    terima kasih pak atas sarannya:)
    tp saya tidak bisa meng-copy dari usb bapak karena saya berada di Jawa (daerah). Bisakah diemail saja?
    terima kasih.

    =======================
    @yenni

    Kalau di email filenya kelewat gemuk 7 MB kali. Jadi selalu di banned ama provider. Ada saran kamu ?

  8. yenny wrote on 19. January 2009 at 4:14 pm o'clock                  

    Bagaimana kalau datanya di compress memakai RAR atau dipisah dengan memakai aplikasi HJ Split?

  9. bambang wrote on 16. April 2009 at 1:01 pm o'clock                  

    pak saya juga mau gambarnya.
    tolong e-mail yaaaa…
    bisa nggak aku buat sendiri alatnya?
    terima ksh

  10. YUGO wrote on 27. May 2009 at 1:34 am o'clock                  

    Wah saya sangat tertarik nih dengan pemanfaatan AC ruang sekaligus menjadi Water Heater.
    Tolong minta data/filenya serta gambar juga skema untuk dipelajari.
    Trimakasih, Yugo di Jogja

  11. YUGO wrote on 27. May 2009 at 1:36 am o'clock                  

    Wah saya sangat tertarik nih dengan pemanfaatan AC ruang sekaligus menjadi Water Heater.
    Tolong minta data/filenya serta gambar juga skema untuk dipelajari.
    Tolong kirim ke e-mail saya ya pak, e-mail saya:yugo_nira@yahoo.com
    Trimakasih, Yugo di Jogja

  12. tri jayadi wrote on 05. June 2009 at 5:59 pm o'clock                  

    Pak Raldy, saya anak buah bapak waktu ambil S2 (konversi energi) di UI angkatan 2003, bimbingan Pak Nandy…penelitian tsb (ACWH) saya tahu, karena waktu itu saya masih kuliah di UI…bagaimana cara untuk mendapatkan gambarnya pak?, thnx.

    =============
    from raldi:
    ya tri sy ingat. filenya gede 7 mb jd susah dikirim. sdh sy minta nandy utk convert tp beliau msh blm ada waktu itupun sdh 6 bln yl sy mintanya. kalo di jkt sih dtg aja, janjian sms dulu. Salam.-

  13. jefri hardinata wrote on 09. August 2009 at 11:47 am o'clock                  

    pak saya jefri….
    pak bisah G saya minta gambar2 acwh, klo bisah file na juga….
    saya mohon bapak bersedia mengirim khan file tersebut ke emai saya…
    jefri_hardinata@yahoo.co.id

    tolong ya pak….
    ——————
    yg punya lengkap ttg acwh sebenarnya p nandy.
    you kontak aja nandyputra@eng.ui.ac.id

  14. Erngin F. Pau wrote on 01. November 2009 at 3:28 pm o'clock                  

    Sangat menarik setekah membaca penjelasan cara kerja nya ACWH. Sayang nya gambar / grafik nya tidak tertampil. Apkah bisa email kan ke efpau@yahoo.com. Terima kasih banyak.
    Salam. Erngin . Surabaya.

  15. supriyanto wrote on 16. November 2009 at 11:42 pm o'clock                  

    Saya, mahasiswa teknik mesin jurusan konversi energi angkatan 88, saat ini sedang memasarkan Pemanas air dengan AC sebagai sumber energinya, dengan brand Wika-AWH, Aicon Water Heater, dan sebagai Distributor resmi untuk Jawa Tengah, semarang, solo dan jogja. Melihat prospect penjualan sangat optimis dengan penggunaan buangan panas dari AC untuk pemanas air untuk rumah tangga dan hotel. Sangat effisien, sehingga tag line kita Air Panas GRATIS dari AC Rumah anda.

  16. KENNY wrote on 10. September 2010 at 7:26 am o'clock                  


    CheapTabletsOnline.com. Canadian Health&Care.No prescription online pharmacy.Best quality drugs.Special Internet Prices. Low price drugs. Order pills online

    Buy:Viagra Professional.Tramadol.Soma.Maxaman.Propecia.Viagra Super Force.Cialis Super Active+.VPXL.Viagra Soft Tabs.Cialis.Viagra Super Active+.Levitra.Zithromax.Cialis Professional.Super Active ED Pack.Cialis Soft Tabs.Viagra….

  17. STANLEY wrote on 11. November 2010 at 8:29 pm o'clock                  


    NEW FASHION store. Original designers collection at low prices!!! 20 % TO 70 % OFF. END OF SEASON SALE!!!

    BUY FASHION. TOP BRANDS: GUCCI, DOLCE&GABBANA, BURBERRY, DIESEL, ICEBERG, ROBERTO CAVALLI, EMPORIO ARMANI, VERSACE…

  18. Ron wrote on 23. August 2014 at 12:05 am o'clock                  

    dave@independence.cameras” rel=”nofollow”>.…

    tnx….

  19. Alberto wrote on 24. August 2014 at 10:55 am o'clock                  

    strategic@jumped.wrecked” rel=”nofollow”>.…

    спасибо за инфу….

  20. Angelo wrote on 19. November 2014 at 1:15 am o'clock                  

    hester@gleefully.naps” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî!…

  21. Marshall wrote on 19. November 2014 at 2:02 pm o'clock                  

    niger@nise.kramers” rel=”nofollow”>.…

    tnx….

  22. Lonnie wrote on 22. November 2014 at 3:50 am o'clock                  

    acey@vicky.teamster” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ!!…

  23. Andy wrote on 16. December 2014 at 10:47 pm o'clock                  

    striations@grasped.parting” rel=”nofollow”>.…

    thank you….

  24. felix wrote on 20. December 2014 at 4:07 pm o'clock                  

    armide@modern.poly” rel=”nofollow”>.…

    tnx for info!…

  25. Arturo wrote on 22. January 2015 at 2:31 pm o'clock                  

    upstate@peopled.rakestraw” rel=”nofollow”>.…

    ñïàñèáî çà èíôó….

Name (required)

Email (required)

Website



XHTML: The following tags are allowed:

    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Please leave a comment








  • Categories

  • Tags

  • Archives