Raldi A. Koestoer | Recently... | Elsewhere | Search | Login |

This is the area where you can put a text about yourself or your blog. You can change the colours and the layout as you like, but please keep the footer link the way the way it is so that other can find the way back to me. Thanks for using this theme, I really appreciate it. This theme is released under those Creative Commons terms of use. And now ENJOY and get blogging!

continue reading this article






fancy

Emang Gampang Main Band ?

28 10 2008

0

***

Ini tulisannya Ir Guananta (Bos-nya NANTA BAND). Ada di komentar. Saya maximize aja.-

***

Pak Ral, aduh saya terima kasih banget dan jadi tersanjung dg julukan “band bagus” untuk band saya (Nanta & Friends) di acara hal bi hal FTUI tgl 6 okt 2008 di FTUI Depok kmrn.

Jujur aja, untuk tampilah di acara tsb, kami tampil tanpa latihan. Karena walaupun saya serumah dg anak2 saya (Iyan/piano/Mesin 2006, Arien/vocal) dan berdekatan tinggal dg Aldi/drum/Metal2006 serta Fikar/vocal cowok (namanya Fikar, bukan Ryan), tapi waktu utk lathn yg gak mgkn, karena mereka masih pada ’sibuk lebaran’ & anak2 saya juga sibuk dg urusan mereka/dg teman2nya. Jadi utk p’siapan tampil, aku cuma kirim sms ’song list’ kpd player & singer (tapi msg2 personel harus ‘udah tahu song tsb’), gitu aja. Trus lgs tampil pd hari “h”. Dan beberapa menit/pada saat tampil, kami antar player & singer ‘main code2-an’ utk Intro, masuk vocal bait 1,2, Interlude & coda/ending dari tiap lagu yg kita bawakan. Jadi “ilmu” kami nge-band cuma “jam terbang yg lumayan cukup” (krn sebelum2nya kami udah sering latihan & tampil nge-band bareng serta “saling bekerja sama” selain skill mumpuni.

Btw, bener banget kata pak Raldi : “Emangnya gampang main band?” Aku setuju banget bhw, nge-band itu “sangat tidak gampang, atau malah bisa dibilang sulit”. Org2 awam (yg gak ngerti musik) sering bicara/dg sinis “apa sih susahnya main band? Anak kecil aja bisa koq!” Tapi coba yg bicara itu sndr yg ‘praktek nge-band’! Nyaho dech. Tapi main band bisa dibilang “gampang”, tapi bagi ’siapa dulu’, yaitu bagi mereka yg punya SKILL (main instrumen ataupun vocal/nyanyi) & paham HARMONISASI dan PLUS Kemampuan & Kemauan BEKERJA SAMA. Jadi, skill yg jago/ mahir main instrumen saja tidak cukup. Justru yg terpenting adl BEKERJA SAMA, krn band adalah Grup atau sekelompok orang yg terdiri dari bbrp players & singers. Hrs mampu bekerja sama, adlh ‘disamping harus dpt menjalankan tugas/ fungsinya msg2 (skill) dg baik, tapi juga mampu BERTOLERANSI dg rekan se grupnya” yaitu tidak boleh menonjol sendiri. Nah ini yg biasanya jd ‘boomerang’ thd produk dr band itu sendiri. Hampir selalu terjadi, pemain band yg ‘pemula’ atau ‘gak ngerti’ sering egois, target dia, dia mau menonjol, instrumen yg dia mainkan harus terdengar paling kuat, dan ybs tidak bisa/tidak mampu “menahan emosi diri” utk menonjol itu. Karena semua pemainnya bermain begitu juga, alhasil yg terjadi adalah cuma “adu kuat suara” (adu keras2an suara) antar pemain. Sudah bisa dibayangkan hasil/produk band tsb seperti di “pabrik/industri baja” (berisik/gedombrangan thok). Kasian para pendengarnya, yg tadinya sudah terbayang ingin dengar musik yg indah & nyaman, tapi malah “kebrebegen” kupingnya.

Btw, sebenarnya Band Dosen/Karyawan bagus. Lagunya bagus, skill nya playernya juga bagus (pak Gotty malah bisa dibilang “jago banget” main gitarnya). Cuma “lemah” pd Harmonisasi dan Bekerja Sama itu tadi. Cuma itu saja koq kurang nya. Tapi ternyata kedua hal tsb bisa menyebab kan FATAL nya produk/tampilan suatu band yah. (Memang “cuma….”, tapi menerapkan 2 hal yg “cuma” tsb ternyata tidak mudah, perlu “jam terbang”/latihan yg cukup sering, sehingga dengan frekuensi yg cukup sering, kedua faktor “cuma” tsb akan menjadi “KEBIASAAN”. Dan karena semua playernya terbiasa menerapkan harmonsasi & kerjasama/toleransi tsb, maka jadi “BISA”. Pokoknya Band Dosen/Karyawan jangan malu atau kapok nge-band, hal2 spt diatas itu suatu adalah suatu fase/proses yang harus dijalani yg SANGAT BIASA TERJADI di group band manapun t’masuk band2 yg skrg udah jadi nge-top, apalagi Band “Nanta & Friends”, ya sama juga koq.

Wah, maaf pak Ral, koq aku jadi seperti sok belagu ngasih kuliah “ilmu nge-band” kepada seorang Profesor sekaliber pak Raldi, bisa kualat aku nanti, sekali lagi aku mohon maaf bozz, he he he, salam, Nanta (M’80). Bravo FTUI!

————————-

Sedikit tambahan dari saya.

Video clip Guru Besar FTUI pada latihan musik di Studio 48.

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=s-bxBR2jHqo]

categories Published under: Guitar, Musik, Pendidikan, jazz, music play
Tags:


Leave a message or two

This post was written on the Tuesday, October 28th, 2008 at 1:38 pm and categorized under Guitar, Musik, Pendidikan, jazz, music play. You can follow the ongoing discussion by subscribing to the RSS 2.0. You can leave a reply, or Trackback.


No comment



  1. Nanta M'80 wrote on 29. October 2008 at 11:23 am o'clock                  

    Weleh mas Ral, kalo disebelahku ada laut, aku skrg juga rasanya maun nyebur dan menyelam aja, soalnya aku maluuuuu banget, komentarku di blog mas Ral koq jadi di-maiximize? Gak pantas lah mas, wong itu komentar tanpa mikir, jadi selintas yg lewat aja dikepala he he he, wong spontan aku cuma mau ’sharing pengalaman’ ‘how to play the band’ geto loh. Btw, gimanapun ‘musik = bahasa universal’, artinya MUSIK (main/dengar/menikmati) bisa menjadi ‘alat komunikasi’ yg efektif antar manusia tanpa dibatasi oleh usia, status ekonomi dan sosial, jenis kelamin, pandai/bodoh. Misal : org yg bisa main musik, ada pendengar yg suka, maka terjadilah “interaksi” antara keduanya, dari cuma main & dengar musik bisa berlanjut menjadi komunikasi verbal dan saling kenal, dst, dst. Jadi, musik juga bisa menjadi ‘alat silaturah mi’ yg baik dan efektif. Memelihara silaturahim adalah melaksanakan sunnah rasul. Jadi dengan musik, sadar atau tidak ternyata kita sudah melakukan sunnah rasul memelihara silaturahim itu. Kira2 gitu gak mas Ral? he he he

Name (required)

Email (required)

Website



XHTML: The following tags are allowed:

    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Please leave a comment








  • Categories

  • Tags

  • Archives