Raldi A. Koestoer | Recently... | Elsewhere | Search | Login |

This is the area where you can put a text about yourself or your blog. You can change the colours and the layout as you like, but please keep the footer link the way the way it is so that other can find the way back to me. Thanks for using this theme, I really appreciate it. This theme is released under those Creative Commons terms of use. And now ENJOY and get blogging!

continue reading this article






fancy

BSM

28 12 2008

8

Long time no see…ha…
Iyaah, libur gini pantes aja gak sering ada di depan komputer. Kalo ada juga gak ngisi blog tapi sekarang udah ganti hobi nih bukan ngeblog lagi tapi facebooking. Kayanya bener2 jadi pada maniak tuh orang2…termasuk saya koq.
u’re also facebooker ? so u know where I’ve been ? Exactly… I’ve been since Dec 24th, in Bandung.

Blogger-mania tahu dong apa maksudnya BSM… I let u guess.
Ntar diterusin ya…mo magrib dulu.-

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=mqLuRZ80XoM]

19.02 Yah ini dilanjutin lagi.
Iya coba tebak… Bandung Sup.. M kan ? Salah…
Nih ya yang bener tuh… BANDUNG SUPER MACET !!
Betul nggak ? Orang Bdg bilang terang aja yang dateng ke Bdg orang Jkt semua. Pasti aja lah Bdg jadi macet. Tuh liat nomor mobilnya. Depannya B semua kan ?

Kawah Putih
Iya ya, Bdg diserbu oleh orang Jkt. Termasuk saya nih yang ikut ngeramein Bdg. Kemarin sabtu waktu kami pergi ke Kawah putih lewat Soreang dan Ciwidey. Nah macetnya tuh di Jl Raya Kopo
Wah ada deh satu jam kami disitu. Sampai akhirnya Jam 12.40 baru sampai di cwd langsung aja deh cari tempat makan. Untung banyak resto stroberi. Dan makanannya lumayan enak.
Kendaraan masuk pintu gerbangpun dibatasi. Buka tutup tiap 15 menit saking banyaknya wisatawan. Jangan lagi bicara mereka yang naik motor, udah gak ke-itung lagi banyaknya. Jalan menanjak ke atas kawah bisa dengan mobil, tapi sayang jalannya kelewat kecil jadi kalau papasan harus perlahan disamping hujan licin. Lebih baik pakai jeep kalau kesana.dua mobil
Di atas orang udah banyak waktu sudah menjelang jam 15.40. Dan dduuiinnggiinnnya luarbiasa sampai kuping terasa perih.
Namun kami amat terhibur oleh indahnya Kawah Putih dengan danau yang airnya hangat (untuk saya hangat tapi yang lain bilang airnya dingin).

Mungkin cukup segitu cerita kawahnya, selanjutnya saya mau cerita tentang Bandung nih.
Parijs van Java, demikian sebutan untuk Bandung jaman dahulu. Sekarang mungkin sudah jauh berbeda karena Bdg sudah penuh dengan
Mall, Supermall, FO (Factory Outlet) dan macam-macam lagi pusat belanja. Lalu-lintas yang macet sulit dihindari.

Tulisan yang komprehensif tentang Bdg bisa disimak pada tulisan berikut yang saya copy dari blog ‘tetangga’.

***

Bandung, ketika liburan tiba.

Libur akhir tahun tiba. Penduduk Jakarta, kemana lagi berlibur kalo bukan ke Bandung? Jaraknya nggak terlalu jauh, hanya 2 jam via tol Cipularang. Apalagi buat kami yang tinggal di Jakarta Selatan dan tidak jauh dari JORR. Wuah …. asyik deh … hanya + 1km dari rumah, langsung masuk toll di Jl. RS Fatmawati – keluar gerbang toll di mana saja di sepanjang toll Padaleunyi, sudah sampe di Bandung.

Makanan dan jajanan di Bandung, asyik. Udaranya lumayan sejuk, walau Bandung sekarang tambah gersang seperti banyak kota-kota di Indonesia yang wawasan pimpinan daerahnya hanya berpikir bahwa pembangunan berarti membangun fisik kota tapi melupakan keseimbangan elemen perkotaannya lainnya.

Maka, jadilah kota-kota itu gersang. Pohon peneduh yang umurnya sudah lebih dari umur Negara ini karena umumnya ditanam oleh Belanda yang sangat peduli dengan keseimbangan lingkungan, habis ditebang demi yang namanya pembangunan kota.

Dan… jadilah kota–kota di Indonesia tidak memiliki lagi trottoir alias tempat pejalan kaki yang nyaman di bawah naungan dan keteduhan pohon. Tidak lagi memiliki selokan yang memadai dalam arti lebar, cukup dalam dan alirannya lancar.

Maka terjadilah perebutan secuil wilayah di pinggiran jalan yang gersang antara pengendara mobil yang tidak menemukan tempat parkir yang layak, sehingga harus memparkir mobilnya di badan jalan yang kosong dengan pejalan kali, pengendara motor yang selalu ingin cepat–cepat tiba di tempat tujuan, penunggu kendaraan umum yang tidak mempedulikan lokasi shelter pemberhentian serta para pedagang kaki lima yang memanfaatkan kerumunan manusia untuk berjualan.

Maka …. segala macam buangan dari yang sopan (mana ada buangan yang sopan… hiks … hiks…), maksudnya kertas koran, kertas pembungkus, kertas semen dan lain-lain ….. sampai dengan buangan air sisa pencuci sayur dan piring para pedagang makanan di kaki lima serta sampah sayur mayur busuk yang akhirnya menyebarkan aroma tak sedap.

Nah, kembali ke Bandung lagi ….. Kedatangan penduduk Jakarta untuk menghabiskan liburan tentu membawa segala dampak ikutannya. Di satu sisi, mereka membawa dampak positif. Ada pergerakan uang dari Jakarta ke Bandung. Semacam pemerataan pendapatan. Penghasilan penduduk Jakarta dibawa ke Bandung dalam bentuk pengeluaran biaya penginapan, belanja-belanji di FO, Distro, di tempat-tempat makanan dan oleh-oleh, di tempat–tempat wisata di sekitar kawasan Bandung.

***
Masih ada kelanjutan tulisan ini (2 halaman lagi), blogger-mania dipersilakan mengunjungi blog:
http://shaphira.multiply.com/
Tentu saja saya bisa meng-copy dari naskah aslinya karena blog ini istri saya yang punya.
(Ral 28Des08 – 21.23).

categories Published under: Lain-lain


Leave a message or two

This post was written on the Sunday, December 28th, 2008 at 5:59 pm and categorized under Lain-lain. You can follow the ongoing discussion by subscribing to the RSS 2.0. You can leave a reply, or Trackback.


8 comments so far



  1. howard wrote on 23. August 2014 at 12:44 am o'clock                  

    kemm@revivalism.masonry” rel=”nofollow”>.…

    спс за инфу!…

  2. Rene wrote on 24. August 2014 at 4:05 am o'clock                  

    bruises@voraciously.rope” rel=”nofollow”>.…

    thanks….

  3. Johnny wrote on 25. November 2014 at 11:51 pm o'clock                  

    huck@jagan.floats” rel=”nofollow”>.…

    tnx….

  4. Leslie wrote on 26. November 2014 at 6:09 pm o'clock                  

    clip@baritone.gre” rel=”nofollow”>.…

    hello….

  5. James wrote on 20. December 2014 at 5:31 pm o'clock                  

    ordination@pyramid.milliamperes” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ!…

  6. Bernard wrote on 23. December 2014 at 3:35 pm o'clock                  

    cures@estellas.covenants” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ çà èíôó….

  7. Stephen wrote on 24. December 2014 at 3:25 am o'clock                  

    ij@badura.luminaries” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ çà èíôó….

  8. peter wrote on 25. January 2015 at 4:00 pm o'clock                  

    signaled@fistoularis.sx” rel=”nofollow”>.…

    thanks for information!…

Name (required)

Email (required)

Website



XHTML: The following tags are allowed:

    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Please leave a comment








  • Categories

  • Tags

  • Archives