Raldi A. Koestoer | Recently... | Elsewhere | Search | Login |

This is the area where you can put a text about yourself or your blog. You can change the colours and the layout as you like, but please keep the footer link the way the way it is so that other can find the way back to me. Thanks for using this theme, I really appreciate it. This theme is released under those Creative Commons terms of use. And now ENJOY and get blogging!

continue reading this article






fancy

Ngobrol Pengukuran

24 02 2009

19

Kemarin afternoon jam 2 an ibu Yuyu mhs S3 datang untuk mengambil karya tulisnya yang telah saya koreksi. Lalu kami berdua pergi ke Engineering Center karena oleh pak Nandy riset Termoelektrik dikasi tempat di lantai 3. Disitu sudah ada Ferdi sarjana baru lulus bbrp bulan lalu dengan skripsi Termoelektrik. Sekarang Ferdi dikontrak oleh pak Nandy utk melanjutkan riset pak Nandy.

Bermula dari komentar saya terhadap kalibrasi termokopel yg dilakukan Ferdi, mulailah Ferdi bertanya-tanya mengenai berbagai hal dalam pengukuran termal. “Data-Acquisition ini bagus pak.. Lain ama yang dulu, kalibrasinya cepat” Begitu komentar Ferdi terhadap alat barunya. “Ya, itu T-DAQ bukan DAQ. kalibrasinya sudah embeded di dalam alat. kalo yg dulu itu untuk penggunaan umum pengukuran mikro atau milli Volt”, demikian sahut saya acuh tak acuh. Biar S3 juga orang bisa salah pesan lebih dari sekali koq… Tapi itu kan ongkos belajarnya. Wajarlah kalo 25 th yg lalu orang disini banyak salah dalam pembelian alat. Dalam hati dari dulu memang sy suka ngedumel

sendiri ‘Kalo sy banyak komen nanti dikira sok tahu’.-

Demikian asyik kami bertukar ilmu dalam tanya dan jawab. Kisah alam dan representasinya dalam pengukuran, sampai2 kami duduk dan menggambar proses dan rangkaian dilantai.

Rupanya chemistry yang terjadi sangat cocok. Ber-tubi2 question diajukan oleh Ferdi… dan saya seperti menemukan kembali habitat saya. Ibu Yuyu mhs S3 yang seharusnya mengambil manfaat dari obrolan ini kelihatan bosan tak faham dan kemudian minta ijin keluar. Padahal seharusnya ilmu ini baiknya justru untuk dia yang akan melakukan riset dimulai dengan pengukuran. Tapi Ferdi terus bertanya sampai detail dan kelihatnnya memang banyak kejadian yg dialaminya aneh dan dia tak bisa mengerti mengapa terjadi. Atau sering pengukurannya tidak match dengan apa yang dipikirkannya. Kelihat an dia banyak manggut2 dan senyum (anak ini memang handsome, mustinya saya cariin jodo setingkat Cinta Laura saja biar cocok). Rupanya ada banyak pencerahan dalam interaksi itu. Dua mhs S1 yg lagi kerja disitu cuma bengong dan kikuk saja mendengar obrolan kami dengan kertas2 dan coretan2 di lantai. Mereka kelihatan gak enak duduk di kursi sedang kami berdua di lantai, karena memang 12 termokopel yg sedang diuji ada dibawah.

Tak terasa sudah ada 6 tahunan saya meninggalkan kerja lab. Sesudah itu tidak lagi ada interaksi dg siapapun baik mhs maupun dosen. Atau saya ngomong atau komentar apapun tentang pengukuran tidak ada yg mau mendengar atau memang tak faham. Saya terbengong2 sendiri pulangnya. Tak terasa sudah jam 5, hampir kelewatan sholat Ashar saking asiknya berdiskusi dengan Ferdi. Namun ada kelegaan dalam hati saya karena ternyata ilmu ini masih sempat dikeluarkan sebelum nanti terkubur bersama saya. Cikal bakal Institute of Seebeck and Peltier yang menjadi cita2 kami semoga bisa mulai terbentuk dari sini.

Yg mustinya diajarin (mhs S3) sudah ngacir kemana tau. Baru setelah saya mampir di Mushola, batang hidungnya kelihatan lagi. Untung sudah biasa berhadapan dengan such a case… ya gpp lah. Melayu kan emang biasa begitu…

Ral 240209.-

categories Published under: INSTITUTE OF SEEBECK AND PELTIER, Peltier, Pengukuran Teknik, penelitian, riset
Tags:


Leave a message or two

This post was written on the Tuesday, February 24th, 2009 at 8:51 am and categorized under INSTITUTE OF SEEBECK AND PELTIER, Peltier, Pengukuran Teknik, penelitian, riset. You can follow the ongoing discussion by subscribing to the RSS 2.0. You can leave a reply, or Trackback.


19 comments so far



  1. linaalwi wrote on 24. February 2009 at 12:42 pm o'clock                  

    Nyindir, ngedumel dan muji campur aduk ….

  2. yuyu wrote on 25. February 2009 at 11:46 am o'clock                  

    Memang benar, banyak hal yg belum sy pahami ttg metode pengukuran tsb, namun salah kalo sy dikatakan bosan lalu minta ijin meninggalkan ruangan…(maaf prof, akan terlalu panjang ceritanya bila dijelaskan akan dan kemana sy saat itu…)

    Ferdi sj yg jauh lbh muda (namun punya keahlian dlm hal tsb), sy banyak belajar darinya…Apalagi kpd bapak yg senior (dosen dan pakarnya), tentu sj banyak yg sy harus pelajari dan peroleh…dan tdk selalu ada kesempatan spt itu (walau sempat 1 jam bersama bapak).

    Maaf dan terimakasih atas koreksi bapak terhadap saya.

  3. yeni wrote on 27. February 2009 at 11:51 am o'clock                  

    Wah.. masa sih bu yuyu begitu. Yang kutahu bu yuyu itu paling rajin di ec, bisa dari pagi sampe malam dan bolos cuma kalo beliau atau anaknya sakit.
    Biasa aja bu..Sensor kadang-kadang “error”, respon time juga kadang terlalu cepat atau lambat walaupun itu mahal. Untuk masalah kontrol, kadang2 masing-masing orang berbeda set pointnya. Bisa trade off juga sih. Jadi pilih saja mana yang pas di hati.
    Kalo aku sih husnuzon aja. Aku yakin bu yuyu tidak melarikan diri kalo urusannya ga benar-benar penting. Pasti ada alasan yang kuat dan urgen. Ya kan bu? . Kalo boleh kutebak, ” Bu Yuyu kebelet ya…??” (maaf kalo ga sopan…)

  4. EVAN wrote on 18. December 2010 at 2:09 am o'clock                  

    ████████►BUY VIAGRA◀███████…

    ████████▲▲▲▲▲▲▲▲▲████████…

  5. ARTURO wrote on 20. December 2010 at 5:12 pm o'clock                  

    Abilify@official.site” rel=”nofollow”>.

    Buywithout prescription…

  6. Gilbert wrote on 12. March 2014 at 8:38 pm o'clock                  

    crowder@attrition.cashed” rel=”nofollow”>.…

    благодарствую!…

  7. Frank wrote on 23. August 2014 at 7:06 am o'clock                  

    czarinas@viennese.genuinely” rel=”nofollow”>.…

    thanks for information….

  8. Tyrone wrote on 24. August 2014 at 3:15 am o'clock                  

    raining@malden.fatal” rel=”nofollow”>.…

    tnx!!…

  9. clifford wrote on 26. August 2014 at 3:55 pm o'clock                  

    poetically@contributed.vero” rel=”nofollow”>.…

    tnx….

  10. Jordan wrote on 24. November 2014 at 12:07 pm o'clock                  

    stanleys@get.explicable” rel=”nofollow”>.…

    thanks for information!…

  11. kenny wrote on 09. December 2014 at 3:28 am o'clock                  

    younguh@thudding.anomaly” rel=”nofollow”>.…

    thank you!!…

  12. Rex wrote on 12. December 2014 at 10:03 pm o'clock                  

    tommy@etter.sufficiency” rel=”nofollow”>.…

    good info!!…

  13. alex wrote on 14. December 2014 at 1:32 pm o'clock                  

    countless@furniture.particularly” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ….

  14. Mark wrote on 26. December 2014 at 3:26 am o'clock                  

    confidentiality@costlier.sainted” rel=”nofollow”>.…

    good….

  15. vincent wrote on 15. January 2015 at 7:08 am o'clock                  

    mounts@jane.beckon” rel=”nofollow”>.…

    ñýíêñ çà èíôó….

  16. kenneth wrote on 22. January 2015 at 6:33 am o'clock                  

    cubbyhole@imprint.bordens” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ!!…

  17. Marcus wrote on 02. February 2015 at 11:44 am o'clock                  

    amphitheater@describing.sweltering” rel=”nofollow”>.…

    tnx….

  18. Daniel wrote on 08. February 2015 at 1:17 pm o'clock                  

    gaslights@fergusons.subtends” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ çà èíôó!…

  19. dan wrote on 08. February 2015 at 1:47 pm o'clock                  

    monastic@clucked.sharpness” rel=”nofollow”>.…

    ñïñ!…

Name (required)

Email (required)

Website



XHTML: The following tags are allowed:

    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Please leave a comment








  • Categories

  • Tags

  • Archives